Minggu, 11 Juli 2021

Letak Geografis Negara Indonesia

 



     Letak geografis adalah kondisi/keadaan suatu wilayah dilihat dari keadaannya yang sebenarnya di permukaan bumi. Letak Geografis Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Benua adalah daratan yang sangat luas. Indonesia juga diapit oleh dua samudera yaitu, Samudera Hindia dan Samudera Pacifik. Samudera adalah lautan yang sangat luas. 




     Karena letak geografisnya, Indonesia dipengaruhi oleh angin muson barat dan angin muson timur. Akibatnya, Indonesia mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.Total luas Indonesia 5.193.250 km2, mencakup daratan dan lautan, luas daratan Indonesia 1.919.440 km2, luas lautan 3.273.810 km2 dan jumlah pulau 17.508 pulau.

Kondisi Geografis Pulau Jawa


Luas Pulau Jawa adalah ± 128,297 km².

Batas Laut
Sebelah utara        : Laut Jawa
Sebelah selatan    : Samudra Hindia
Sebelah barat        : Selat Sunda
Sebelah timur        : Selat Bali

Batas daratan
Sebelah utara        : Laut Jawa dan Pulau Kalimantan
Sebelah selatan    : Samudera Hindia
Sebelah barat        : Selat Sunda dan Pulau Sumatera
Sebelah timur        : Selat Bali dan Pulau Bali

Nama pantai
Pantai Pangandaran
Pantai Carita
Pantai Siung

Nama laut
Laut Jawa
Samudera Hidia

Nama dataran rendah
Dataran rendah Surakarta
Dataran rendah Semarang
Dataran rendah Madiun

Nama Gunung
Gunung Ciremai, Jawa Barat.
Gunung Papandayan, Jawa Barat.
Gunung Salak, Jawa Barat.
Gunung Tangkupan Perahu, Jawa Barat.


Persebaran Kepadatan Penduduk di Indonesia


Persebaran penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara, apakah penduduk tersebar merata atau tidak. Amatilah peta persebaran kepadatan penduduk di Indonesia pada gambar☝, perhatikan arti warna dan jumlah penduduk per km². Warna hijau pekat menunjukkan jumlah penduduk yang sangat sedikit (kurang dari 10/km²), warna kuning muda menunjukkan jumlah penduduk antara 100 sampai 199/km². Tiap-tiap pulau memiliki persebaran penduduk yang berbeda.


Kenampakan Alam di Indonesia

Kenampakan alam pada bentang alam Indonesia merupakan salah satu yang terlengkap di dunia. Kenampakan alam itu meliputi laut, pantai, dataran rendah, lembah subur, padang rumput, sungai, danau, bukit, pegunungan, hingga gunung. Semuanya dapat ditemukan di Indonesia. Kenampakan alam adalah segala sesuatu yang terbentuk secara alami melalui peristiwa alam. Perhatikan salah satu contoh kenampakan alam di bawah ini👇 



Kenampakan buatan adalah segala sesuatu yang ada di alam dan terbentuk dengan campur tangan manusia. Kenampakan buatan dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Perhataikan salah satu contoh kenampakan buatan di bawah ini.




Keadaan Iklim di Indonesia


          Bentang alam wilayah Indonesia yang bervariasi tidak terlepas dari keadaan iklim di Indonesia. Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang relatif lama. Cuaca adalah keadaan suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, dan sinar matahari pada waktu pendek dan tempat tertentu. 
Iklim musim, dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode( satu periode perubahan adalah enam bulan sekali).
1. Iklim laut, terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas.
2. Iklim panas, terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis.


Beragamnya Flora dan Fauna Indonesia

          Keanekaragaman hayati Indonesia termasuk tiga besar dunia bersama dengan Brazil di Amerika Selatan dan Zaire di Afrika. 
faktor yang menyebabkan kaya dan beragamnya flora dan fauna di Indonesia:

1. Iklim
   Dalam iklim terdapat faktor kelembaban, suhu udara, dan angin. Kelembaban udara dan suhu udara       sangat penting bagi pertumbuhan fisik tumbuhan, sedangkan angin dapat mempengaruhi proses     
   penyerbukan pada tumbuhan. 

2. Tanah 
   Tingkat kesuburan tanah, suhu tanah, dan daya serap air berpengaruh pada baik tidaknya tumbuhan.  
   Tentunya pertumbuhan tanaman di daerah yang tingkat kesuburan tanah, suhu tanah, dan daya serap 
   airnya baik akan berbeda dengan daerah yang tingkat kesuburan tanah, suhu tanah, dan daya serap 
   airnya kurang baik.

3. Air 
   Perannya yang dapat menyerap, melarutkan, dan membawa makanan yang dibutuhkan tumbuhan 
   sangat penting bagi hidup tumbuhan. Flora yang ada di daerah dengan curah hujan yang rendah 
   memiliki keanekaragaman yang juga rendah dibandingkan dengan daerah yang memiliki curah hujan 
   tinggi.


Selain iklim, tanah, dan air yang merupakan faktor abiotik, ada juga faktor biotik yang mempengaruhi kaya dan beragamnya flora dan fauna di Indonesia, yakni manusia. Manusia dengan ilmu dan pengetahuan serta teknologi yang dimilikinya dapat mengembangkan varietas atau jenis-jenis flora dan fauna baru. Begitu juga dengan pergerakan, manusia bisa membawa dan menyebarkan flora dan fauna dari daerah satu dengan yang lain.


                                                   Amatilah persebaran fauna di Indonesia!



Perhatikan fauna dan daerahnya!
































Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim 
terhadap Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Kondisi geografis sebagai negara maritim dan kepulauan membawa banyak keuntungan bagi bangsa Indonesia. Cakupan wilayah yang sangat besar dan luas, tentu saja laut Indonesia mengandung keanekaragaman sumber daya alam laut yang sangat potensial, baik hayati maupun non-hayati. Sumber daya alam laut tersebut antara lain ikan, terumbu karang dengan kekayaan biologi yang bernilai ekonomi tinggi, wisata bahari, sumber energi minyak dan gas bumi, bahan mineral, dan juga media transportasi antarpulau. Kelompok masyarakat yang bisa merasakan langsung potensi kekayaan sumber daya kelautan ini adalah masyarakat yang berda di pesisir. Banyak jenis pekerjaan yang bisa diusahakan untuk menunjang kehidupan ekonominya.




Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap 
Kehidupan Sosial Masyarakat

Sebagai negara maritim dan kepulauan yang berada di antara Benua Australia dan Asia membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia.  Posisi tersebut menyebabkan Indonesia menjadi jalur perdagangan dunia. Mau tidak mau banyak pedagang dari berbagai negara di seluruh belahan bumi ini akan melewati dan mampir ke Indonesia. Para pedagang yang mampir dan ada sebagian yang menetap di Indonesia turut membawa adat budaya dari negara asalnya. Lambat laun adat budaya yang dibawa tersebut akan berbaur, bercampur, bahkan melebur dengan adat budaya asli Indonesia.

Dampak dari letak dan kondisi geografis Indonesia sebagai negara maritim/kepulauan:
1. Komunikasi dan interaksi antarpenduduk menjadi lebih mudah.
2. Terjadinya pembauran, pencampuran, atau peleburan nilai.
3. Munculnya perkampungan-perkampungan etnis tertentu, seperti Pecinan dan Kampung Arab.
4. Terjadinya perubahan perilaku masyarakat.
5. Terjadinya perpindahan ilmu, pengetahuan, dan teknologi.




Pengaruh Kondisi Geografis Indonesia sebagai Negara Maritim terhadap 
Transportasi Masyarakat

Wilayah Indonesia yang luas, berupa kepulauan, dan disatukan oleh laut sangat mempengaruhi kondisi transportasi yang ada. Jalur strategis yang bisa digunakan untuk menghubungkan antara pulau satu dengan pulau yang lain adalah jalur laut dan jalur udara.

Nama-nama Bandara











Nama-nama Pelabuhan di Indonesia :

1. Pelabuhan Tanjung Priok
2. Pelabuhan Merak
3. Pelabuhan Tanjung Perak
4. Pelabuhan Bakauheni
5. Pelabuhan Tanjung Mas



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

👩🏻‍🏫 Tema 5 Bahasa Indonesia