Jumat, 03 Juli 2020

Tulis dan Tuliiis Sampai Habis, Terlahir dari Hati….


Freewriting (Teknik menulis tanpa hambatan)
M. Firman  Suwarya
https://gubuginformatika.blogspot.com/


Resume               : Sofina, M. Pd.
                            finazen40@gmail.com/sofinayan.blogspot.com



Saatnya kembali belajar, yaaah berGuru tanpa batas untuk ilmu yang tiada pernah habis dan pasti bermanfaat. Apalagi sebagai guru untuk terus mencharge diri agar tetap semangat dan saling berbagi.
Materi malam ini sangat unik teman, yaitu free writing, biasanya kita sering membaca free wifi ya hahahahaa langsung mata jelas kalau baca. Naah apakah free writing itu? yaitu teknik menulis tanpa hambatan, waaaaah kalah MRT yang tanpa hambatan niiiih hehehe. Pak Firman mengajukan tantangan untuk kita, apakah sanggup menerima menulis 5 lembar dalam satu hari selama 30 hari. Woooouuuu, no no no, kalua saya gimana ya rasanya, kalua 1 lembar its ok daaaah, kalua 5 lembar perhari, ga ikut main dulu daaah hahahahaa.
Menulis memang membutuhkan waktu berjam-jam, belum lagi nanti bertemu sama iklan dengan rasa bosan, ga mood, yang memang sudah lumrah hamper dirasakan semua penulis baik yang baru atau pun pemula, bahkan penulis handal juga merasakan. Biasanya hal ini terjadi dipikiran dengan ciri-ciri tiba-tiba ide hilang, pergi ke mana itu ide, karena memang ide suka jalan-jalan ke mall, sama dengan kita hahahhaa. Tiba-tiba bisa saja bingung mau nulis apa masih puyeng, akhirnya malas, cape dan Lelah, dan masih banyak lagi rintangan yang ada dalam menulis ya teman-teman.
Saat sedang menulis, tiba-tiba terbersit ide baru yang bagus untuk ditulis, al hasil meninggalkan ide lama, karena yang ide baru lebih baik, sedang lancar-lancarnya menulis tiba-tiba mengalami kemandegkan hahahahaa, seperti penyakit diatas, akhirnya ga selesailah. Naaah betul itu, kadang saya mengalami dipikiran atau di kepala seperti banyaaaaak banget bintang-bintang ide yang sangat cocok untuk ditulis. Hal ini saya rasakan saaat mau tidur, itu bintang-bintang bertebaran di kepala, buanyaaaak banget, aah besok nulis itu ah naah itu juga baguus nih besok tulis aah, naaah yang ini cucok nih, tapi akhirnya saking banyaknya ide dan bintang di kepala, belum ada satu pun yang terealisasi hahahahhaa, yaaaaah hanya baru bisa mengerjakan tugas menulis dari gel 12, yang mampu saya kerjakan hehehhee, jadi maluuuu. Ternyata rintangan-rintangan dalam menulis merupakan lingkaran setan kebuntuan, iiiiih serem nih narsum masa nyebutnya begitu siiiih, tapi bener sih, karena gangguannya luaaar biasa. Karena nanti bisa beranggapan bahwa kita tidak ada bakat untuk menulis.
Naaah karena hal itulah maka narsum malam ini akan memperkenalkan tentang free writing, agar kita terbebas dari hal-hal tersebut berikut adalah ilustrasi dalam free writing yaitu, ibaratkan kita akan melaksanakan ujian nasional tepat pukul 07.00 lalu motor kita terjebak kemacetan panjang dijalan, sementara kita harus cepat datang dan tidak terlambat, dengan bertemu kemacetan padahal sudah berangkat sangat pagiiii sekali, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan ngaciiiiiir alias ngebut membawa motornya, agar jangan sampai telat, karena bisa berabe urusan kalau telat datang ujian hehehehee.
Menurut pak Firman langkah pertama yang kita lakukan supaya bisa free writing adalah segera tulis saat ide muncul, sebelun ide itu hilang atau pergi entah kemana hahahahaaa. Menulis saat ide muncul sangatlah mudah, kapan dan di mana pun, pokoknya yaaah kita tulis saja. Jika saat menulis ada yang terlupa maka lewatkan saja, nanti barulah dicek. Untuk  cek dan ricek hal ini berkaitan dengan waktu, maka Pak firman menggaris bawahi bahwa jangan memanfaatkan waktu luang tetapi yang kita lakukan adalah meluangkan waktu, agar dapat konsisten dalam menulis, juga tidak perlu lama-lama, hanya perlu 30 sampai 60 menit setiap harinya.
 
Seperti halnya saya, kadang ada kepikiran dan pertimbangan, kira-kira ini bagus ga ya? ini tulisan pas ga ?ini kalimat dah dah bener blom ya, ganti ah ini kalimat jelek, dst, naaaah hal itu menurut Pak Firman harus segera dihilangkan, pokoknya jelek, kurang bagus, bagus, ditulis, asiaaaaaap Pak. Setelah menulis barulah outline secara garis besar harus diselesaikan. Lambat laun tantangan berupa waktu, gangguan dari anak atau rasa menulis kurang pas, dapat diatasi Pak Firman dengan berjalannya waktu, maka semuanya dapat menyesuaikan, hingga akhirnya tulisan-tulisan dalam bentuk buku dapat hadir. Beliau juga menyarankan agar ide yang kita senangi dan kuasai itulah yang kita lakukan dan eksekusi, agar dapat menulis dengan hati dan biasanya akan mampu menyentuh hati pembaca.
Jika kita dalam menulis ada kata atau kalimat yang tidak nyambung maka jangan putus asa, tetaplah tulis, karena nanti akan ada editing, teman-teman tolong bedakan ya menulis dan editing adalah dua ilmu yang berbeda. Justru dengan menulis lepas tanpa ada proses editing biasanya terlahir dari hati, ciiiieeeee hmhmhm, hahahahhaa. Karena tidak neko-neko atau macam-macam, yang dengan hal tersebut akan membawa para pembacanya.
Ilmu lain dari  free writing adalah menulis secepat-cepatnya terhadap ide yang muncul, jangan takut salah/keliru, apalagi takut salah ketik, hahahaha naaaah ini kayak saya nih, salah meluluuuu, yaaah typo apalagi hehhehhee. Intinya adalah tulis dan tulis sampai habis. Menulis free writing adalah bukan menulis asal-asalan atau sekenanya, tapi dengan menulis cepat sat ide muncul lalu ditambah outline yang berkualitas, maka hasil tulisan juga akan bagus dan berkualitas. Naaah sebaliknya  dengan jika kita terlalu mengikuti prosedur penulisan, mematuhi aturan tulisan atau rambu-rambu lainnya, maka tulisan tidak akan kelar/selesai, dengan free writing ini akan dapat menjadi solusinya, karena kan nanti ada proses cek dan ricek ya teman-teman, jadi nambah joss tulisannya.
Kesimpulan pelajaran malam ini adalah rasa bosan adalah penyakit yang lebih parah dari covid 19 naaaah loooooh, makanyan kita harus pupuskan dengan coba lagi coba lagi, sampai kita berhasil, dengan kunci utamanya adalah percaya diri, seperti beliau dalam foto ini hehehehe.
Alhamdulillah selesai juga resume saya, mendapatkan banyak ilmu buat saya terlebih sebagai penulis pemula, maka saya bagikan tulisan ini di medsos, berbagi ilmu yang takkan habis dan pasti bermanfaat bagi yang membacanya. Terima kasih banyak Pak Firman atas tipsnya malam ini.

Penulis Pemula

15 komentar:

  1. Bagus tampilannya, komplit isinya

    BalasHapus
  2. Mantap bahasanya renyah shg tdk bosan membacanya

    BalasHapus
  3. Mantap Bu...lgkap, lugas & jls...

    BalasHapus
  4. Komplit resumenya Bu Fina...tetap semangat terus menulis

    BalasHapus
  5. Hebat..Alhamdulillah..jadi juga resume nya.. Jgn lupa mampir ke aisah1969.blogspot.com.

    BalasHapus
  6. Menulis perlu meluangkan waktu...maka menulislah
    Mabtap

    BalasHapus
  7. Penggemar rossi bun...
    Hehehe...
    Mantul resumenya

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Mksh y Bu fina sdh jln ke beranda saya...salfok saya dg gmbar fhoto diatas..tak kira Bpk ..Maaf y bu

    BalasHapus

👩🏻‍🏫 Tema 5 Bahasa Indonesia